Ekspansi jejaring Sabana Fried Chicken begitu cepat. Sejak berdiri tahun 2006 silam, hingga saat ini telah memiliki 450 gerai yang tersebar di Jabodetabek hingga Bandung, Jawa Barat.

Syamsudin, pemilik Sabana mengungkapkan usahanya berkembang pesat karena rasa yang tak kalah bersaing dengan produk sejenis yang ternama. Selain itu, proses pemotongan ayam memiliki standar yang berkualitas, halal dan higienis.

“Kita awali dengan bagaimana proses pemotongan dan pengolahan yang tidak pakai bahan pengawet, halal serta higienis,” ujarnya.

Ia menuturkan, untuk pengolahan bahan baku, Sabana bekerjasama dengan perusahaan mitra, menyusul kerjasama dengan tempat pemotongan ayam dan peternak yang special untuk produk-produk Sabana dan pengolahan terakhir dilakukan mitra.

Sementara, pesatnya perkembangan mitra Sabana, kata dia, bukan karena promosi melalui berbagai media tetapi lebih karena promosi dari mulut ke mulut. “Saya melihat ada suatu kepercayaan dari masyarakat sejurus dengan berbagai keunggulan Sabana,” tutup dia. (Majalah Francise)