Beberapa waktu lalu seorang entrepreneur mengirim saya sebuah email bahwa ia sedang menutup startupnya dan berpindah ke proyek lain yang lebih menjanjikan.

Setelah bekerja sedemikian keras, menghabiskan banyak waktu sampai berbulan-bulan dan menguras tabungan pribadinya, jelas sudah bahwa bisnisnya tidak akan sukses.

Berikut merupakan beberapa indikator untuk mengetahui saat yang tepat untuk menutup sebuah startup :

  1. Bahkan setelah melakukan perubahan, penyempurnaan, dan berbagai upaya perbaikan rencana bisnis atau strateginya, produk yang dijual oleh startup itu bukanlah sebuah produk yang dibutuhkan sekali oleh banyak orang dan bukan juga sesuatu yang akan membuat kehidupan mereka lebih baik dari saat ini.
  2. Market fit tampaknya cukup menjanjikan tetapi kebutuhan pasar saat ini sedikit sekali. Pasar tidak menganggap produk itu sebagai sesuatu yang harus dimiliki dalam kegiatan sehari-hari mereka.
  3. Permintaan konsumen berdatangan dari semua penjuru yang menunjukkan kurangnya kebutuhan pasar yang konsisten.
  4. Passion yang tulus terhadap konsumen dan produk yang sudah dihasilkan.
  5. Mencapai puncak sukses dan memutuskan untuk mengakhirinya segera karena terlalu tertekan secara psikologis dan mental, seperti yang ditempuh oleh Dong Nguyen yang membuat Flappy Bird beberapa tahun lalu

Memutuskan untuk mengakhiri sebuah startup memang bukan perkara mudah.

Diperlukan pemikiran yang matang untuk itu karena sekali keputusan itu diambil oleh sang entrepreneur, hasilnya tidak bisa ditarik kembali. (David Cummings/ap)