Para entrepreneur hendaknya menyadari begitu banyak kemungkinan bahwa akan ada begitu banyak hal di luar rencana. Seperti dalam kasus berikut.

Seorang entrepreneuer baru menyadari bahwa bisnisnya tidak bisa dilanjutkan lagi setelah ia mengirimkan banyak email pada konsumen potensial dan hanya berhasil menjaring beberapa konsumen yang bersedia membayar sejumlah kecil uang.

Akhirnya ia sadar bisnisnya tidak viable. Tak peduli bagaimana ia mencoba, proses akuisisi konsumen begitu sukar dicapai dan ia tak dapat membuatnya menjadi bisnis yang berskala lebih besar dan menguntungkan.

Inilah saat yang paling menantang bagi entrepreneur: bertahun-tahun berinvestasi di bisnis yang sama, konsumen jelas-jelas menginginkannya dan tak ada bisnis yang bisa menyangga operasionalnya dalam bentuknya saat ini.

Berikut adalah sejumlah pertanyaan yang perlu ditanyakan saat sebuah produk berhasil menjaring konsumen namun bisnis tak berjalan seperti harapan.

  • Apakah ada pasar atau peluang yang bisa menggunakan kepakaran yang dikembangkan dengan produk pertama itu?
  • Seberapa bersemangatnyakah tim Anda mengenai peluang itu?
  • Apakah muncul kelelahan dan kejenuhan dalam produk saat ini?
  • Apakah produk itu wajib dimiliki atau hanya bagus untuk dipunyai?
  • Apa yang dibutuhkan agar ia harus dimiliki semua orang?
  • Bisakah Anda menghilangkan suatu produk atau menyingkirkannya secara bertahap sedemikian rupa sehingga konsumen memiliki cukup waktu untuk berganti ke produk yang berbeda?