Karena keterbatasan waktu, mencuci pakaian kini merupakan salah satu masalah bagi pekerja di kota-kota besar. Tak jarang, mereka menghabiskan waktu liburnya hanya sekadar mencuci pakaian.

Hal ini tentunya membuat jasa cuci pakaian (laundry) jadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Apalagi, jika di lingkungan sekitar Anda belum ada usaha sejenis.

Berikut beberapa langkah yang harus diperhatikan untuk membuka bisnis ini.

Daftar Isi

Lokasi Usaha

Hal utama yang harus Anda perhatian adalah lokasi usaha. Jenis usaha seperti ini paling cocok dibuka di daerah yang banyak terdapat kos-kosan seperti di dekat kampus, perkantoran, atau kawasan industri. Selain itu, perumahan juga bisa menjadi lokasi yang cukup baik untuk memulai bisnis ini.

Kompetitor

Langkah selanjutnya, apakah ada kompetitor usaha sejenis di sekitar ada. Jika di suatu tempat sudah ada yang membuka bisnis serupa, Anda masih bisa tetap bersaing dengan mereka.

Tentunya, Anda harus memiliki strategi khusus untuk menarik calon konsumen. Misalnya, berikan diskon dan paket-paket yang tidak ditawarkan kompetitor. Layanan antar jemput bisa menjadi nilai tambah bagi usaha Anda.

Biaya Bulanan

Setelah itu, hitunglah secara rinci biaya bulanan seperti listrik, air, gaji karyawan dan penyusutan peralatan. Hitunglah modal awal untuk pembelian mesin cuci, timbangan, alat pengering, dan setrika.

Harus dihitung cermat dan perkiraan berapa lama balik modal dan keuntungan yang akan Anda dapatkan.

Jika modal yang dikeluarkan terlalu mahal, Anda masih bisa mengambil keuntungan bisnis ini dengan menjadi agen laundry yang telah ada. Anda cukup menyediakan tempat dan daftar harga. (as/dari berbagai sumber)