Tak masalah dimanapun Anda bekerja, setiap pegawai pasti dituntut untuk lebih produktif dalam bekerja. Namun kebanyakan kafein dan daftar kerja justru membuat seseorang menjadi tidak efektif dalam bekerja.

Seperti dilansir dari Forbes, Senin (19/8/2013), mengingat perkembangan teknologi saat ini, Anda akan menerima banyak gangguan saat bekerja. Berbagai gangguan ini bisa membuat Anda menjadi tak produktif dalam bekerja.

Tak hanya itu, kuatnya keinginan seseorang untuk lebih produktif dalam bekerja ternyata bisa membuatnya bekerja tak efisien. Untuk menghindarinya, berikut delapan kebiasaan yang bisa bikin Anda jadi lebih produktif dalam bekerja:

Kurangi sebagian dari ‘to do list’ Anda

Menyelesaikan pekerjaan di hari kerja tak berarti Anda harus melakukannya dalam 8 jam. Jika Anda masih bisa mengerjakannya besok, prioritaskan yang terpenting untuk diselesaikan hari ini. Fokus pada pekerjaan yang lebih penting lebih baik dibanding membagi konsentrasi untuk mengerjakan terlalu banyak tugas kantor.

Perbanyak istirahat

Sakit di kepala Anda setelah lama bekerja merupakan tanda Anda harus segera istirahat. Anda bisa menyegarkan otak Anda dengan sedikit berjalan-jalan, makan cemilan atau sekedar meditasi. Anda akan bekerja lebih efisiensi setelah beristirahat.

Gunakan pagi Anda untuk fokus pada diri sendiri

Memulai pagi dengan mengecek email dan agenda dapat merusak hari kerja Anda. Mulai pagi Anda dengan sarapan yang lezat dan abaikan email Anda di pagi hari. Anda bisa sarapan sambil membaca koran atau merelaksasi diri. Kegiatan tersebut bisa menjadi bahan bakar untuk memiliki hari yang produktif.

Selesaikan tugas yang berat sebelum makan siang

Pastikan Anda menyelesaikan tugas yang paling berat saat masih bersemangat di pagi hari. Jika Anda memiliki kesibukan atau rapat yang berat, usahakan jadwalnya sebelum siang hari. Dengan menyusun agenda harian dan mengelola waktu semacam ini Anda akan mampu menciptakan hari kerja yang lebih produktif.

Perbaiki etika menggunakan sosmed

Sosmed bisa jadi pembunuh produktivitas dan berpotensi mengganggu tugas-tugas penting. Jangan biarkan diri Anda jatuh ke perangkap tersebut dalam waktu yang cukup lama.

Ciptakan sistem kerja sendiri

Anda mungkin melakukan sejumlah kebiasaan yang sebenarnya mengganggu produktivitas Anda selama bertahun-tahun. Anda sebaiknya mulai mengelola kebiasaan tersebut. Bagi Anda yang harus mengecek email secara berlebihan, buat folder tersendiri di inbox Anda agar tak tercampur dengan email yang tak penting.

Berhenti mencampurkan rasa malas dengan produktivitas

Meski banyak orang menolak mengakuinya, rasa malas merupakan kontributor nomor satu untuk kehilangan produktivitas saat bekerja. Pastikan Anda fokus bekerja hanya di kantor dan tidak melakukan kegiatan tak penting saat sedang bekerja.

Selesaikan semua pekerjaan di tempat kerja dan tidak membawanya ke rumah. Bekerja secara efektif dan efisien bisa membuat Anda terhindar dari rasa malas.

Berhenti melakukan banyak pekerjaan dalam waktu bersamaan

Untuk meningkatkan produktivitas, Anda sebaiknya berhenti melakukan 10 pekerjaan dalam waktu yang sama. Mengganti mengerjakan 10 tugas yang berbeda di kantor hanya membuat Anda kehilangan fokus. Hal tersebut dapat membuat Anda bekerja tidak produktif. (Spc/25/liputan6).