Usaha rumahan selalu membuat kita tergelitik untuk berpikir bahwa pekerjaan itu lebih mudah dan santai. Namun, jika diteliti lebih lanjut, jenis pekerjaan ini tidak diperuntukkan bagi semua orang.

Meskipun terdengar praktis dan bisa mendapatkan uang tanpa usaha yang berat, usaha rumahan juga memiliki tantangannya tersendiri.

Berikut adalah lima pertimbangan yang harus Anda pikirkan sebelum benar-benar memutuskan untuk menjadikan usaha rumahan sebagai pekerjaan utama Anda.

Pertama, ketahui alasan apakah yang membuat Anda menginginkan untuk bekerja di rumah. Apakah itu untuk fleksibilitas pekerjaan, alasan kesehatan, atau sebuah perubahan karir?

Apakah Anda berharap untuk menghindari pergi pulang bekerja yang jaraknya jauh?

Kedua, pertimbangkan seperti apa kepribadian Anda. Apakah Anda tipe orang yang dengan mudah terpecah konsentrasinya atau Anda orang yang cenderung disiplin dengan sendirinya?

Seorang pribadi disiplin umumnya lebih cocok dan berhasil dalam menjalankan suatu usaha rumahan.

Ketiga, pertimbangkanlah tujuan akhir dari karir yang Anda tekuni. Dapatkah tujuan-tujuan itu dicapai saat Anda bekerja di rumah?

Keempat, cobalah bekerja di rumah sebentar. Jika ternyata setelah mencoba bekerja di rumah sebentar, Anda merasa tidak berhasil Anda dapat kembali untuk bekerja ke pekerjaan semula.

Kelima, pertimbangkan akibat-akibat keuangan yang harus muncul. Apakah dengan bekerja di rumah, Anda dapat menabung atau malah membuat Anda mengeluarkan biaya tambahan?

Bersiaplah untuk membuat sebuah anggaran baru dan laksanakan anggaran itu dengan penuh disiplin sampai usaha rumahan Anda benar-benar bisa berjalan lancar – atau Anda kembali ke pekerjaan lama Anda di kantor.

Hal-hal yang Anda butuhkan dalam menjalankan usaha rumahan umumnya ialah:

  • Akses internet
  • Modal usaha
  • Kartu nama
  • Komputer/ laptop
  • Piranti lunak/software
  • Rencana usaha

Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memulai usaha rumahan:

  • Bekerja dari rumah tidak berarti Anda harus bekerja dalam kesendirian. Bergabunglah dalam komunitas, organisasi, diskusi secara online, dan menerima newsletter via email supaya tetap terhubung.
  • Cobalah pergi dan pulang ke tempat kerja untuk mengetahui seberapa cocoknya bekerja dari rumah untuk Anda.
  • Bekerja di rumah bukan pelarian yang tepat jika Anda merasa tidak bahagia saat bekerja di kantor.
  • Hindari menjadi pecandu kerja. Saat di rumah, justru Anda akan tergoda untuk bekerja sepanjang hari. (*/AP)