Seorang entrepreneur perlu memilih setiap langkah bisnisnya dengan secermat mungkin. Bukan berarti entrepreneur harus melulu berpikir dan tidak bertindak, tetapi ia harus menggabungkan keduanya hingga menjadi kombinasi yang ampuh untuk memajukan bisnisnya.

Jika seorang entrepreneur hendak mendorong orang-orang di sekitarnya, misalnya para pegawainya, ia harus memastikan bahwa mereka tidak merasa terintimidasi saat harus mengalami kegagalan.

Langkah pertama dalam menempuh langkah strategis ini ialah mendefinisikan apa itu kegagalan yang cerdas. Kegagalan cerdas ini dapat dikatakan sebagai sebuah proyek yang terencana dengan baik yang karena berbagai alasan tidak membuahkan hasil yang dikehendaki.

Dalam sebuah perusahaan, mungkin ada lebih banyak orang yang mengenal apa itu keberhasilan tetapi hanya sedikit sekali yang mengetahui definisi kegagalan cerdas.

Sebagai pimpinan, seorang entrepreneur dalam perusahaannya harus mampu menentukan panduan, pendekatan, atau proses yang menjadi karakteristik dalam pengambilan risiko yang cerdas.

Berikan contoh yang jelas mengenai kegagalan yang cerdas dan kegagalan yang kurang cerdas. Kemudian diskusikan alasan mengapa kedua jenis kegagalan itu berbeda.

Jelaskan ciri khas kegagalan yang cerdas, yakni bagaimana prosedurnya direncanakan dan harus dicatat sehingga kemudian dapat disempurnakan selanjutnya dan disiapkan rencana cadangan sebagai penopang agar dampak kegagalan itu akan lebih terminimalisir, dan sebagainya.

Tekankan pentingnya menyusun struktur dalam eksperimen yang dilakukan sehingga menemukan kesalahan yang membuat kegagalan terjadi akan lebih mudah.

Jika Anda tidak bisa mendefinisikan kegagalan yang cerdas, semua kegagalan akan tampak mengerikan di mata bawahan Anda, dan itu bisa membuat pola pikir mereka menjauh dari kreativitas dan inovasi saat bekerja. (*Akhlis)