Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan mengatakan, sebelum seseorang ingin menjadi seorang pengusaha, dia harus bisa melakukan pekerjaan sebaik mungkin.

“Misalnya jika saya disuruh ngepel & nyapu, saya kerjakan sebaik mungkin. Itu yang akan tertanam dari diri kita. Dan bisa di implementasikan jika menjadi seorang pengusaha,” ungkap Gita.

Menurut Gita, menjadi seorang pengusaha pun juga diperlukan kegigihan & mengambil risiko (risk taking). Pasalnya, belajar menjadi seorang pengusaha tidak diajarkan di sekolah umum melainkan harus belajar sendiri dengan mengimplementasikannya langsung di lapangan.

“Pengusaha itu tidak diajarkan ke sekolah, misalnya ingin belajar berenang, ya harus nyemplung ke kolom renang, hal itu pun sama apabila ingin jadi pengusaha, harus terjun langsung. Kita bisa hasilkan pengusaha baru siapapun jika ia berani,” jelas Gita.

Menurut Gita, saat ini orang Indonesia ingin mendapatkan kemakmuran dengan pemerataan, hal ini ditandai dengan banyaknya ingin menjadi orang kaya.

“Kami pernah melakukan polling di kantor Mendag, dari 100 anak SD dengan umur 8  sampai 9 tahun, ada lomba karikatur, saat saya tanya ada enggak yang jadi menteri? Enggak ada yang tunjuk tangan, lalu yang ingin jadi Presiden? Tidak ada juga.

Waktu saya tanya, siapa yang ingin menjadi orang kaya, semuanya tunjuk tangan. Indikator ini melihat bahwa masyarakat kita ingin kemakmuran dengan pemerataan,” pungkasnya. (SPC/25/Okezone)