Memulai bisnis harus dengan perencanaan matang. Tentunya, jika dilakukan dengan sembarangan bisnis Anda akan berjalan tanpa arah.

Penjualan yang kurang maksimal, apalagi jika hal tersebut terjadi di tahun pertama akan membuat nyali Anda untuk berbisnis makin ciut. Namun, supaya tidak merugi, ketahuilah kesalahan-kesalahan umum yang dilakukan pebisnis pemula:

Tak punya rencana

Selalu didengungkan agar para pebisnis yang ingin memulai usaha untuk mengisi diri dengan bahan bakar “gairah” supaya tak gampang menyerah. Tetapi, Anda tak hanya butuh bahan bakar untuk bergerak saja, Anda butuh rencana.

Ambillah waktu untuk menyelidiki pasar dan target pelanggan, kompetisi, dan hal lainnya. Fokuskan diri untuk menjawab pertanyaan: “Bagaimana caranya menghasilkan pendapatan dari usaha ini?”

Menjual di bawah harga pasar

Banyak pebisnis pemula yang menilai barang atau menempatkan harga yang mereka miliki terlalu murah. Artinya, hal ini akan membuat mereka selalu mengkhawatirkan tentang uang. Setiap kali mereka mendapatkan pesanan, tak ada rasa senang, karena harga yang dipatok terlalu rendah dan tak ada keuntungan yang didapat.

Sebelum mencantumkan harga, lakukan perhitungan. Hitung pengeluaran tetap dan pengeluaran sewaktu-waktu. Lakukan riset pasar dan nilai harga kompetitor. Perhitungkan margin yang Anda butuhkan untuk mendapatkan keuntungan yang dibutuhkan.

Hanya untuk coba-coba

Kebanyakan pebisnis pemula hanya melihat gambaran besar tipe visioner, pengambil risiko, pencari tantangan. Makin berhadapan dengan tantangan, makin bersemangat mereka. Tak jarang, tipe ini mencari-cari masalah supaya bisa menemukan tantangan dan merasa lebih bersemangat.

Tujuan untuk menjalankan bisnis adalah untuk mencetak uang. Jangan mencoba mengambil risiko hanya untuk mendapatkan tantangan. Anda membahayakan seluruh perusahaan dan orang-orang di dalamnya. (as/dari berbagai sumber)