Dalam menjalankan sebuah bisnis musiman, diperlukan sebuah tips khusus agar kita bisa tetap terus bertahan, menghasilkan laba dan semakin berkembang. Seperti yang telah kita ketahui, setiap bisnis musiman memiliki masa keemasan dan kesuramannya sendiri.

Dan berikut adalah tiga hal yang patut Anda perhatikan saat menjalankan sebuah bisnis musiman.

Antisipasi kendala di lapangan

Saat Anda menjalankan bisnis musiman, biasanya Anda harus berhadapan dengan banyak pesaing yang lebih dulu muncul dalam bidang industri yang sama. Misalnya, Anda memiliki bisnis makanan ringan popcorn yang hanya beroperasi di berbagai event keramaian seperti pameran atau pasar malam.

Anda harus memiliki kendali mutu yang jelas sehingga rasa produk yang dijual tidak berubah-ubah. Selain itu, Anda juga perlu jeli dalam menemukan lokasi yang strategis tanpa menimbulkan friksi atau konflik dengan para pedagang yang menghuni lokasi yang berdekatan.

Kendala di lapangan ini terdengar sederhana saat diucapkan tetapi untuk mengatasinya dibutuhkan waktu, uang dan tenaga yang tidak sedikit. Beberapa usaha musiman membutuhkan waktu kurang lebih setahun untuk bisa menemukan lokasi yang tepat, proses produksi terbaik dan cara yang paling efisien dalam beroperasi.

Jadilah fleksibel

Jika Anda memiliki bisnis makanan ringan popcorn seperti di atas, misalnya, Anda bisa mengakali dengan beroperasi dalam waktu yang lebih panjang. Tips lainnya ialah menerima ide-ide produk/ jasa yang seunik mungkin sehingga banyak orang tertarik dengan mudah dan cepat.

Keluwesan dalam bermitra juga harus dimiliki oleh pemilik bisnis musiman. Dengan bermitra lebih banyak, calon konsumen akan mendapatkan pilihan produk/ jasa yang lebih bervariasi.

Tetap produktif di musim paceklik

Karena bisnis musiman tidak selalu bisa beroperasi sepanjang tahun, perlu dipikirkan tentang bisnis di bidang lain yang mampu menyokong kita di saat suram.

Untuk itu sangat penting bagi kita, para pemilik bisnis musiman, untuk berdiversifikasi dengan cermat. Bersikaplah jeli dalam mengambil usaha pendukung sehingga tidak memberatkan di kemudian hari.